Mahasiswa Magang Kenali Kesuburan Lahan Kering melalui Praktik PUTK
Serang, 06/01/2026 — Sebanyak 29 mahasiswa magang dari berbagai universitas mengikuti praktik pengukuran kesuburan lahan kering melalui penggunaan Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK) di Saung Inovasi, Taman AgroModern BBRMP Banten.
Peserta berasal dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Negeri Jenderal Soedirman (Unsoed), dan Universitas Bina Bangsa (Uniba). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembekalan teknis agar mahasiswa memahami secara langsung metode sederhana dalam analisis kesuburan tanah.
Materi dan praktik lapangan dipandu oleh Alfian Hanafi, S.T.P. dan Dhyas Tanjung Prabowo Putri, S.T.P. Mahasiswa melakukan pengujian terhadap tiga sampel tanah kering untuk mengukur kadar hara fosfor (P), kalium (K), C-organik, pH tanah, serta kebutuhan kapur. Pengukuran ini dilakukan dalam rangka monitoring produktivitas tanah sebagai dasar rekomendasi pengelolaan lahan pertanian yang lebih tepat dan berkelanjutan.
PUTK diperkenalkan sebagai alat uji tanah yang praktis, cepat, dan relatif mudah digunakan di lapangan tanpa memerlukan peralatan laboratorium yang kompleks. Keunggulan PUTK terletak pada efisiensi waktu dan biaya, sehingga sangat membantu petani dan penyuluh dalam pengambilan keputusan pemupukan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memahami pentingnya belajar PUTK sebagai bekal awal dalam dunia pertanian. Tidak hanya mengenal teori kesuburan tanah, mahasiswa juga dilatih membaca hasil uji dan mengaitkannya dengan rekomendasi teknis di lapangan. Praktik ini menjadi pengalaman nyata yang memperkuat kompetensi mahasiswa dalam mendukung penerapan pertanian modern dan berbasis data.